Sponsor
Article
Investasi
Saham

Cara Memilih Saham Potensial untuk Investasi di Tahun 2026

Investor memegang smartphone yang menampilkan portofolio saham di depan laptop dengan grafik pasar saham dan catatan riset investasi tahun 2026.

Jumlah investor saham yang terus bertambah membuat semakin banyak orang mulai mencari saham potensial untuk investasi jangka panjang. Namun, masih banyak investor pemula yang bingung menentukan saham yang layak dibeli dan akhirnya hanya mengikuti tren di media sosial.

Memilih saham tidak bisa dilakukan sembarangan. Investor perlu memahami fundamental perusahaan, prospek sektor industri, hingga kondisi pasar secara keseluruhan. Untuk membantu proses riset, Anda dapat memanfaatkan list daftar saham Indonesia pada platform saham pilihan Anda seperti di aplikasi Ajaib sebagai referensi awal dalam menyaring dan menemukan saham yang sesuai dengan tujuan investasi.

Cara Memilih Saham Potensial untuk Investasi

Salah satu langkah penting dalam memilih saham potensial adalah memahami sektor industri yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Beberapa sektor yang masih menarik untuk dicermati pada 2026 antara lain teknologi, kesehatan, keuangan, dan infrastruktur. Selain itu, investor juga perlu memperhatikan faktor makroekonomi seperti suku bunga, inflasi, serta kebijakan pemerintah karena dapat memengaruhi kinerja perusahaan dan pergerakan pasar saham.

Di samping melihat prospek sektor, lakukan screening saham berdasarkan fundamental perusahaan seperti pertumbuhan laba, tingkat utang, arus kas, dan valuasi. Untuk mengelola risiko, terapkan diversifikasi dengan menyebar investasi ke beberapa saham atau sektor berbeda. Investor juga dapat menggunakan strategi dollar cost averaging (DCA), yaitu membeli saham secara rutin dalam nominal tertentu, guna mengurangi dampak volatilitas pasar dan membangun portofolio jangka panjang secara lebih konsisten.

Belajar dari Karakteristik Saham Blue Chip

Salah satu cara memahami karakteristik saham berkualitas adalah dengan mempelajari saham blue chip yang memiliki rekam jejak panjang. Di Indonesia, pergerakan harga BBCA sering menjadi perhatian investor karena didukung fundamental yang kuat, profitabilitas tinggi, serta kemampuan menghasilkan pertumbuhan bisnis secara konsisten.

Meski BBCA merupakan saham Indonesia, prinsip yang membuat saham ini menarik juga dapat diterapkan saat memilih saham AS. Investor dapat mencari perusahaan yang memiliki posisi pasar kuat, manajemen yang solid, keunggulan kompetitif, dan kemampuan mencetak pertumbuhan laba dalam jangka panjang.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Investor Saat Memilih Saham

Salah satu kesalahan paling umum adalah membeli saham hanya berdasarkan rekomendasi orang lain tanpa melakukan riset mandiri. Banyak investor pemula langsung membeli saham yang sedang ramai dibicarakan tanpa memahami kondisi bisnis perusahaan tersebut. Padahal, popularitas saham belum tentu mencerminkan kualitas fundamental perusahaan.

Kesalahan lainnya adalah terlalu fokus pada potensi keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa memperhatikan manajemen risiko. Tidak sedikit investor yang menempatkan seluruh modal pada satu saham karena yakin harga akan terus naik. Padahal, pasar saham memiliki risiko fluktuasi yang tinggi sehingga diversifikasi dan pengelolaan dana tetap menjadi hal penting dalam investasi.

Mulai Trading Saham Lebih Praktis di Ajaib 

Kini, investasi saham semakin mudah dilakukan melalui aplikasi digital seperti Ajaib. Anda dapat menemukan berbagai saham potensial, memantau portofolio, hingga memperoleh insight market secara praktis dalam satu aplikasi. Kehadiran fitur analisis dan monitoring juga membantu investor pemula mengambil keputusan investasi dengan lebih nyaman.

Bagi Anda yang ingin trading saham dengan pengalaman lebih optimal, tersedia juga fitur Trading Saham di aplikasi Ajaib dan Ajaib Terminal yang memudahkan analisis market secara realtime di desktop dan Web. Mulai perjalanan investasi Anda sekarang bersama Ajaib dan temukan peluang investasi saham potensial untuk menghadapi 2026 dengan lebih percaya diri.

Disclaimer: Konten ini bersifat edukasi dan informasi, bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset tertentu. Investasi saham memiliki risiko. Pastikan lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan.