Saham bank syariah dapat menjadi salah satu pilihan bagi investor yang ingin menambah eksposur ke sektor perbankan dengan karakteristik bisnis yang berbeda dari bank konvensional. Meski begitu, kinerja saham tetap perlu dilihat melalui sejumlah indikator seperti kapitalisasi pasar, pertumbuhan laba, valuasi, dan dividen.
Bagi Anda yang sedang mencari referensi saham BRIS, tiga emiten dalam daftar ini dapat menjadi titik awal untuk membandingkan karakteristik saham bank syariah berdasarkan data pasar yang tersedia. Informasi tersebut juga dapat dipantau melalui aplikasi saham terbaik OJK seperti Makmur untuk membantu investor mengevaluasi pilihan sebelum bertransaksi.
Selain kapitalisasi pasar, Price to Earnings Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), pertumbuhan EPS, dividend yield, dan aktivitas perdagangan juga penting diperhatikan. Berikut tiga saham bank syariah yang dapat dipertimbangkan untuk menambah portofolio.
1. BRIS
Saham BRIS menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar, yaitu Rp82,8 triliun. Harga sahamnya berada di sekitar Rp1.800 per lembar dengan perubahan terakhir naik 0,28%. Volume perdagangan mencapai 20,15 juta lembar, sedangkan relative volume berada di angka 1,74, menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih tinggi dibandingkan biasanya.
Dari sisi valuasi, PER BRIS tercatat sebesar 10,53. Sementara itu, EPS berada di angka Rp171,02 dengan pertumbuhan sebesar 9,91%. Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya peningkatan laba per saham dibandingkan periode sebelumnya.
BRIS juga memiliki dividend yield sekitar 1,83%. Kombinasi kapitalisasi pasar yang besar, pertumbuhan EPS positif, dan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi membuat BRIS menjadi pilihan yang menonjol bagi investor yang mempertimbangkan skala bisnis sekaligus pertumbuhan laba.
2. BTPS
Berbeda dari BRIS, daya tarik utama saham BTPS terletak pada dividennya. Dividend yield BTPS mencapai 8,66%, menjadi yang tertinggi di antara tiga saham dalam daftar ini. Harga sahamnya berada di Rp990 per lembar dengan perubahan terakhir 0,00%.
Dari sisi perdagangan, volume BTPS tercatat 1,09 juta lembar dengan relative volume 0,41. Angka tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih rendah dibandingkan biasanya.
BTPS memiliki PER sebesar 6,29 dan EPS Rp157,44. Pertumbuhan EPS tercatat 5,19%, menunjukkan laba per saham masih tumbuh dibandingkan periode sebelumnya. Dengan PER yang lebih rendah dan dividend yield yang relatif tinggi, BTPS dapat menjadi perhatian bagi investor yang mengutamakan kombinasi valuasi dan pendapatan dividen.
Namun, tingkat dividend yield tetap perlu dilihat bersama kondisi laba dan kemampuan perusahaan mempertahankan pembagian dividen pada periode berikutnya.
3. BANK
Saham BANK mencatat pertumbuhan EPS paling tinggi di antara ketiganya, yaitu 54,21%. Namun, EPS-nya masih relatif rendah di angka Rp7,42. Harga saham BANK berada di Rp278 per lembar dengan perubahan terakhir turun 0,71%.
Volume perdagangan mencapai hampir 3 juta lembar dengan relative volume 0,78, yang menunjukkan aktivitas transaksi masih berada di kisaran normal.
Dari sisi valuasi, PER BANK mencapai 37,47, tertinggi dalam daftar. Artinya, harga saham dinilai relatif tinggi jika dibandingkan dengan laba per saham yang dihasilkan saat ini. BANK juga belum membagikan dividen pada periode yang menjadi dasar data tersebut.
Dengan karakter tersebut, pertumbuhan EPS menjadi salah satu aspek yang menarik dari BANK. Di sisi lain, PER yang tinggi dan belum adanya dividen menjadi faktor yang perlu diperhitungkan investor sebelum mengambil keputusan.
Ketiga saham bank syariah tersebut memiliki karakter yang berbeda. BRIS unggul dari sisi kapitalisasi pasar dan menunjukkan pertumbuhan EPS positif, BTPS menawarkan dividend yield tertinggi dengan PER yang lebih rendah, sedangkan BANK mencatat pertumbuhan EPS paling cepat tetapi memiliki PER tertinggi dan belum membagikan dividen. Perbedaan ini dapat menjadi pertimbangan dalam menyesuaikan pilihan saham dengan tujuan dan strategi investasi masing-masing.
Investasi Saham Lebih Tenang Bersama Makmur
Makmur dikembangkan oleh para pakar teknologi dan finansial yang berpengalaman di Silicon Valley serta Wall Street, dengan teknologi analisis berbasis data yang membantu Anda menyusun rencana kekayaan jangka panjang. Kepercayaan tersebut diakui lewat penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Lebih dari satu juta pengguna telah memercayakan investasinya pada aplikasi Makmur dengan rating 4,8. Sistemnya pun aman dan tersertifikasi ISO 27001, sehingga data serta transaksi Anda tetap terlindungi.
Anda dapat memulai dari nominal kecil lalu menambahnya secara bertahap, sambil memakai fitur analisis di aplikasi saham terpercaya ini untuk menimbang pilihan terbaik.

